SUARAJAMBICOM- Wakil Gubernur Jambi, Drs.H.Abdullah Sani,M.Pd.I mendukung penuh kegiatan Festival Arakan Sahur menjadi wisata religi tahunan dan masuk dalam agenda pariwisata Provinsi Jambi.Hal tersebut disampaikan Sani saat melepas Festival Arakan Sahur Tradisi Tahunan Bulan Ramadhan 1434 H Tahun 2022, yang berlangsung di Kuala Tungkal, MASYARAKATNELAYAN KECAMATAN KAMPUNG LAUT KABUPATEN CILACAP TUGAS AKHIR Oleh: PROJO ARIEF BUDIMAN L2D 003 368 JURUSAN PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO pertanian dan diikuti oleh perikanan (budiday a) serta pariwisata, perdagangan dan jasa. Kata kunci: mata pencaharian alternatif, kawasan kampunglaut hadir. 1h ago . 0. Reply. 🏹Mia Al fadhil. waduh sering melintas kesana😳 kuala jambi hadir kampung laut yuk mampir di wisata wisata kampung laut. 5h ago . 0. Reply. Silvi Ani JAMBI AksesNews – Anggota Subdit II Ditresnarkoba Polda Jambi berhasil meringkus empat pelaku komplotan sindikat narkoba internasional, yang mencoba menyelundupkan narkoba dengan modus menyimpan sabu seberat 19,4 kilogram di dalam ban mobil serep (cadangan) guna mengelabui petugas saat diperiksa. .  Lifestyle Travel Senin, 21 Oktober 2019 - 0146 WIB VIVA – Wisata Om Cafe Kampung Laut yang terletak di Kecamatan Kuala Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi menyimpan pesona alam yang indah. Tempat ini cocok untuk jadi tempat piliha berlibur. Bukan cuma menyimpan panorama indah, lokasi yang begitu strategis juga memudahkan kamu untuk menikmati waktu santai di sini. Di sini, para pengunjung bisa langsung melihat betapa menariknya lokasi Om Cafe yang didesain dari bambu kuning. Mulai dari pagar, tempat duduk hingga hiasan dinding terbuat dari bambu duduk di Om Cafe, pengunjung juga bisa melihat pemandangan sungai yang terbentang luas begitu indah. Di bawah lokasi Om Cafe digenangi air sungai sehingga menjadi ciri khas wisata yang bisa langsung jadi tempat pemancingan. Saat menginjakkan kaki di lokasi wisata ini, para pengunjung tidak perlu membayar uang masuk. Kamu justru bisa menikmati berbagai makanan khas Kampung Laut. Mulai dari sate kerang, sate lokan, sop kepiting, udang goreng dan berbagai minuman khas Kampung Laut. Harga makanan dan minuman yang disajikan di sini bervariasi mulai dari ribu sampai kalau kamu tertarik menikmati hidangan di sini sambil berwisata, enggak susah kok. Untuk menuju ke lokasi wisata Om Cafe hanya memakan waktu 2,5 jam dari Kota Jambi. Bisa ditempuh dengan kendaraan roda empat dan bisa juga roda dua yang hanya memakan waktu dua jam. Abdul Rohim merupakan pencetus wisata Om Cafe di Kampung Laut mengatakan baru empat bulan mendirikan tempat ini."Wisata Om Cafe ini baru dan sangat bagus dikunjungi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara," ujarnya. Halaman Selanjutnya Rohim mengatakan, awal mendirikan Om Cafe karena letak lokasi dan panorama keindahan alam sangat bagus sehingga bisa dijadikan lokasi wisata. Di Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi, salah satu wisata yang paling terkenal adalah Desa Kampung Laut, Kecamatan Kuala Jambi. Sebelum pemekaran wilayah kecamatan Muara Sabak, pada awalnya Kampung Laut merupakan sebuah desa. Kemudian dipecah menjadi dua kelurahan yaitu kelurahan Tanjung Solok dan Kelurahan Kampung Laut. Secara geografis kampung laut berada di muara sungai Batanghari. Kondisi ini menjadikan Kampung laut sebagai daerah pertemuan antara air sungai dengan air laut. Letak ini menjadikan kampung laut sebagai pintu gerbang memasuki jambi, baik pada masa dahulu maupun masa sekarang. Dengan hutan mangrove sepanjang 80 kilometer di pesisir pantai timur Jambi yang berbatasan langsung dengan zona Taman Nasional Berbak TNB serta merupakan kawasan ramsar hutan rawa gambut terbesar di Asia Tenggara. kawasan mangrove di Tanjabtim memiliki keunikan tersendiri karena terletak di kawasan pesisir dan sekitarnya terdapat pemukiman tradisional yang didirikan diatas rawa atau daerah bakau.. di Desa Kampung laut, terdapat perkampungan nelayan tradisional dengan populasi sekitar 800 kepala keluarga. Di kawasan perkampungan itu juga terdapat beberapa tradisi masyarakat, salah satunya ritual pengambilan lebah madu hutan di pohon bakau, upacara mutik memancing sumbun dan mencari kerang menggunakan papan betungkah adalah tradisi turun-temurun yang dimulai oleh Suku Duanu atau suku laut sebagai penghuni awal kampung laut setempat pada masa musim panen. Sumbun hanya dikenal hidup dan berkembang di daerah kampung laut. Tradisi ini dilaksanakan pada bulan kering yaitu antara bulan april hingga bulan juli. Populasi sumbun hidup di daerah beting yang merupakan daerah berpasir yang berada ditengah lautan di kelurahan tanjung solok Kita dapat menangkap sumbun di sebuah pulau bernama Siam Tanjung Solok. Pulau ini hanya terlihat saat air laut surut. Cara menangkap sumbun dilakukan dengan mengunakan alat berupa lidi dimana diujung lidi tersebut diberi kapur. Kemudian dimasukan ke dalam lubang sumbun. Tidak beberapa lama kemudian sumbunnya akan mabuk dan akan muncul keluar dari lubangnya. Daging sumbun lembut berwarna putih dan bercangkang tipis agak bening dengan panjang tubuh 8-10 sentimeter. sumbun adalah biota laut yang lebih banyak tinggal dalam lumpur-lumpur padat. Dari hasil tangkapan itulah, masyarakat menggantungkan penghidupan keluarganya. Di Tanjung Solok, rumah, perkantoran, dan pasar berdiri di atas air, terhubung oleh jalan dan jembatan kayu bulian di atas air. Semua bangunan dan jalan ditopang ribuan batang kayu nibung yang menancap ke dasar air serta perkampungan Suku Duanu yang rapat dan kumuh, kondisi ini menyebabkan kampung laut sangat rentan terhadap bahaya kebakaran. Jalan menuju kampung ini penuh lubang sehingga pandangan harus awas ke bawah, atau kaki akan terperosok ke laut. Kampung laut dikategorikan sebagai daerah yang majemuk. Hal ini dilatar belakangi oleh beberapa etnis yang hidup menetap, antara lain adalah melayu, bugis, banjar, jawa dan lain-lain. Selain etnis tersebut ada juga kelompok komunitas masyarakat yang dikenal sebagai Suku Duano. Suku Duano merupakan kelompok masyarakat yang intensitas kehidupannya lebih banyak berada dilaut. Di indonesia kelompok masyarakat ini lebih dikenal sebagai orang bajo. Seiring terjadinya perubahan beberapa anggota kelompok suku duano di kampung laut sudah mulai hidup menetap di kampung laut. Hasil tangkapan kampung laut juga dipasarkan ke luar jambi dan luar negeri. Seperti udang ketak atau udang nenek dan jenis ikan komediti ekspor lainnya. Selain itu hasil tangkapan nelayan kampung laut juga diolah menjadi beberapa produk seperti ikan asin, kerupuk, penganan dan kuliner khas kampung laut yang dapat dijadikan oleh-oleh. makanan merupakan perpaduan resep Melayu dan Bugis yang sarat dengan bumbu, kecuali kerang dan sumbun yang telah diolah menjadi berbagai macam panganan. Potensi dan kekayaan inilah yang harus selalu kita lestarikan untuk menjaga tradisi dan nilai-nilai yang berkembang dimasyarakat, termasuk daerah kampung laut.. - Bagi Anda yang ingin menikmati wisata bahari, sangat cocok untuk mencoba ke Kampung Laut, Kecamatan Kuala Jambi, Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Suasana yang bisa dinikmati di sana sangat jauh berbeda dengan suasana di Kota Jambi. Kampung Laut merupakan daerah yang berada di muara Sungai Batanghari, berbatasan langsung dengan laut lepas. Masyarakatnya banyak yang menggantungkan hidup dari hasil laut terutama sebagai nelayan. Di Kampung Laut, pengunjung akan disuguhi menikmati destinasi wisata alam dan wisata kuliner yang sangat menarik. Wisata kuliner yang menjadi favorit adalah makanan dari hasil olahan tangkapan nelayan di sana. Ada kerang, udang, kepiting, sumbun, dan juga ikan laut, serta beragam makanan lainnya. Setidaknya ada tujuh kafe di sana yang menjadi favorit menikmati wisata kuliner sembari merasakan angin yang sepoi-sepoi di pinggir muara sungai. “Kami di sini menyediakan makanan dari hasil tangkapan nelayan di sini. Jadi makanannya segar,” kata Sabrina, pemilik B Café yang berada di Kampung Laut. B Kafe ini ini merupakan salah satu kafe favorit wisatawan yang datang ke sana, juga anak milenial Tanjung Jabung Timur. Fasilitasnya sangat menarik. Selain makanan yang nikmat dan relatif terjangkau, ada juga rumah pohon dan jembatan gantung di sana. Pengunjung bisa juga makan secara lesehan di kafe yang nyaris tanpa dinding itu. Sangat cocok datang bersama teman, rombongan, pacar, dan juga keluarga. Spot foto di sini juga sangat banyak dan sangat instagramabel.  Lifestyle Travel Rabu, 23 Oktober 2019 - 1439 WIB VIVA – Kalau kamu suka bepergian mengunjungi berbagai daerah, ada satu wisata yang menarik dikunjungi yang saat ini mulai berkembang pesat. Wisata ini bernama rumah pohon atau sering disebut B Kafe yang terletak di kampung laut Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Jika sudah berkunjung ke sini, dijamin kamu akan datang kembali karena wisatanya sangat menarik dan mempunyai kesan yang tinggi sehingga selalu diingat terus menerus. Pantauan VIVA, tampak konsep wisata banyak memiliki potensi alam yang indah, dilengkapi dengan tempat duduk dan jalan lintasan wisata dibuat unik yang berkonsep warna warni sehingga menarik perhatian wisatawan. Pohon-pohon berukuran sedang dan besar berjajar di pipinggiran sungai, cocok dijadikan tempat santai para pengunjung wisata. Untuk mengunjungi wisata ini, bisa menggunakan mobil yang memakan waktu 2,5 jam dari kota Jambi dan bisa juga pakai kendaraan roda dua yang hanya memakan waktu 2 jam dari Kota Jambi. Guntur, pemilik wisata rumah pohon mengatakan, awalnya tidak terpikir membuat tempat wisata di Kampung Laut. Namun, karena melihat suasana alam di pinggir sungai yang indah dan dukungan dari para pemuda, ia pun langsung buat konsep dengan memanfaatkan pohon di pinggir sungai. Menurut Guntur, para wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata rumah pohon dipastikan tidak akan rugi karena akan disuguhkan keindahan alam yang terbentang luas di sungai yang mengarah langsung ke laut. "Di lokasi wisata, para pengunjung bisa langsung beristirahat yang telah disediakan dibeberapa titik pohon," jelasnya, Rabu 23 Oktober 2019. Halaman Selanjutnya Guntur menyebutkan, para pengunjung bisa langsung memesan makanan khas Kampung Laut yang sudah tersedia atau bisa juga memancing di tempat peristirahatan karena banyak ikan sungai yang bisa ditangkap.

wisata kampung laut jambi